loader image

Menyediakan Bumbu Dapur Utuh Kering dan Coconut Palm Sugar

Manfaat jahe yang tidak cuma penghangat badan tapi juga penangkal virus corona

JAKARTA. Jangan menyepelekan rempah-rempah asal Indonesia. Seorang guru besar dari Universtasi Airlangga, Chaerul Anwar Nidom menyatakan bahwa ramuan yang berasal dari beragam rempah-rempah lokal bisa menangkal keganasan virus corona.

Dalam pemaparan dengan salah satu media televisi nasional, Chaerul Anwar Nidom menyebut rempah-rempah seperti jahe, temuwalak, kunyit, kayumanis dan sereh yang kalau dipadukan menjadi satu, kemudian direbus lalu diminum sarinya setiap hari bisa mengurangi efek yang ditimbulkan dari virus corona. Bagi yang sehat pun bisa mengkonsumsi ramuan tersebut untuk memperkuat daya tahan tubuh termasuk juga menangkal virus corona.

Menyebut rempah-rempah di atas memang kerap dipakai untuk ragam minuman tradisional. Salah satunya adalah jahe. Dari jahe bisa dibuat ramuan minuman wedang ronde, wedang jahe dan lainnya.

Nah, apa khasiat dari jahe? Manfaat salah satu bumbu masak ini sebetulnya tidak hanya sekedar menambah kelezatan dan kehangatan dari salah satu jenis minuman, seperti wedang ronde atau susu jahe, tetapi juga memiliki segudang manfaat bagi kesehatan.

1. Memiliki kemungkinan untuk menurunkan kolesterol. Kadar kolesterol yang tinggi dalam tubuh berpotensi untuk menimbulkan penyakit yang serius. Bubuk jahe ditemukan mampu menurunkan kadar LDL atau ‘kolesterol jahat’ pada 45 pasien hiperlipidemia atau yang memiliki kadar kolesterol  tinggi. Kadar kolesterol juga bisa mengurangi tingkat kolesterol pada tikus yang mengalami diabetes dan hipotiroid atau memiliki kadar tiroid yang rendah. Meskipun demikian, efek jahe terhadap kadar kolesterol masih perlu riset lebih lanjut.

2. Menangkal infeksi bakteri dan virus. Manfaat jahe dalam menangkal infeksi bakteri dan virus tertentu didukung oleh kandungan gingerol dalam jahe yang dapat menghambat infeksi bakteri, seperti shigella, E.coli, dan sebagainya. Bumbu dapur jahe juga ditemukan bisa menangkal infeksi virus RSV yang menyerang saluran pernapasan. Bahkan, sebuah penelitian mendapati bahwa jahe berpotensi untuk mencegah infeksi bakteri yang resisten terhadap obat. Selain itu, jahe juga memiliki antioksidan yang mungkin dapat mencegah kerusakan DNA tubuh dan stres, serta bisa membantu mengatasi pilek dan flu.

3. Obat antimual. Rasa mual pastinya sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi tidak perlu kesal karena kita bisa menggunakan jahe sebagai salah satu cara untuk mengatasi mual dengan mengurangi gas dalam perut. Manfaat jahe untuk menangkal mual juga dapat digunakan untuk mual pascaoperasi, mual saat hamil, dan mual sehabis kemoterapi. Namun, bila kamu sedang hamil, berkonsultasilah dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi jahe.

4. Mengatasi gangguan pencernaan. Rasa tidak nyaman karena gangguan pencernaan berupa dispepsia atau sakit maag dapat dibantu dengan jahe. Jahe bekerja dengan cara mempercepat waktu pengosongan lambung yang mengurangi kemungkinan timbulnya masalah perut.

5. Meningkatkan fungsi otak. Manfaat jahe tidak hanya mengatasi gangguan pencernaan, tetapi juga dapat meningkatkan fungsi otak dan berpotensi menjadi obat untuk penyakit Alzheimer. Sebuah riset menemukan bahwa jahe dapat meningkatkan fungsi kognitif pada wanita yang berusia 50 tahunan.

6. Meredakan nyeri otot. Jahe yang menghangatkan tubuh diyakini memiliki kandungan antiradang yang berfungsi untuk meredakan nyeri dan sakit pada otot, seperti nyeri otot sehabis berolahraga. Namun, efek jahe meredakan nyeri otot tidak langsung dirasakan begitu saja, tetapi dibutuhkan waktu beberapa hari.

7. Mengurangi sakit saat menstruasi. Bagi kaum wanita yang sedang menstruasi, jahe membawa khasiat untuk meredakan sakit saat sedang haid dan bahkan ditemukan seefektif obat antinyeri lainnya, seperti ibuprofen.

8. Meringankan gejala arthritis Salah satu gejala arthritis adalah pembengkakan pada persendian. Jahe ditemukan mampu mengurangi pembengkakan akibat artritis dengan ditempelkan pada kulit ataupun dikonsumsi. Salah satu jenis arthritis yang bisa diatasi adalah osteoarthritis.

9. Berpotensi menangkal kanker. Penelitian mengenai manfaat jahe dalam menghambat kanker belum menemukan suatu kesimpulan yang pasti. Namun, beberapa penelitian sudah membuktikan khasiat jahe dalam menangkal kanker. Salah satu riset mendapati bahwa kandungan gingerol dalam jahe bisa menjadi alternatif terapi penyembuhan untuk penderita kanker.

10. Menurunkan kadar gula darah. Meskipun penelitian mengenai manfaat jahe untuk menurunkan kadar gula darah masih perlu dilakukan lebih lanjut, tetapi sudah ada studi yang memperlihatkan bahwa terdapat penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2.

Meskipun jahe memiliki beragam manfaat untuk kesehatan, tetapi kita masih perlu untuk berkonsultasi ke dokter bila ingin menggunakan jahe sebagai alternatif pengobatan untuk penyakit tertentu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “10 Manfaat Jahe yang Menghangatkan untuk Kesehatan”

Banyak hal yang membuat kita bersyukur di Indonesia. Salah satu alasannya, tentu saja rempah-rempah dan penyedap rasa yang melimpah. Tak heran, sejarah mencatat Indonesia sempat diperebutkan negara-negara Barat karena kaya dengan rempah-rempah.

Selain menyedapkan masakan, rempah-rempah pun sebenarnya memiliki banyak manfaat kesehatan. Apakah Anda sudah tahu manfaat masing-masing rempah yang Anda campurkan ke masakan? Cari tahu jawabannya di artikel ini.

Rempah-rempah yang harusnya tersimpan di dapur dan manfaat kesehatannya

Berikut ini beberapa jenis rempah-rempah yang umum digunakan oleh masyarakat Indonesia, beserta sepercik manfaatnya untuk kesehatan:

1. Kayu manis, si pengendali gula darah

Seperti rasanya, kayu manis atau cinnamon memang memiliki manfaat yang juga manis. Rempah-rempah ini mengandung cinnamaldehyde, senyawa yang berkontribusi terhadap beragam manfaat kayu manis untuk kesehatan.

Rempah-rempah kayu manis
Kayu manis telah dikenal berkhasiat untuk mengendalikan gula darah

Salah satu potensi khasiat kayu manis yang menakjubkan adalah mengendalikan gula darah. Manfaat ini dijalankan kayu manis dengan beberapa cara, seperti melambatkan pencernaan karbohidrat serta meningkatkan sensitivitas hormon insulin.

2. Kunyit, melawan peradangan

Siapa yang tak kenal rempah-rempah ini? Selalu menjadi andalan dalam menyedapkan masakan.

Kunyit mengandung senyawa yang disebut kurkumin, senyawa yang memiliki efek antiradang. Bahkan, diperkirakan khasiat antiradang kurkumin tersebut bisa disandingkan dengan beberapa obat antiradang. Sebagai informasi, peradangan dapat menjadi faktor penyebab dari berbagai kronis.

3. Bawang putih, si pereda pilek

Menumis tak lengkap rasanya tanpa bawang putih. Tak hanya menyedapkan, rempah-rempah ini ditemukan bermanfaat untuk meringankan gejala pilek. Dengan demikian, Anda bisa mencoba menambah irisan bawang putih ke masakan saat mengalami pilek.

Tak hanya untuk pilek, berbagai studi juga menemukan khasiat bawang putih untuk kesehatan jantung. Pasalnya, rempah-rempah ini dapat menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah.

4. Pala, melawan radikal bebas

Rempah khas Indonesia ini sangat kaya dengan molekul antioksidan. Antioksidan diperlukan tubuh untuk melawan radikal bebas berlebih, pemicu kerusakan sel.

Rempah-rempah pala
Pala kaya dengan molekul antioksidan untuk melawan radikal bebas

Radikal bebas pun telah dikaitkan dengan berbagai penyakit, seperti kanker dan penyakit jantung.

5. Jahe, si pereda mual

Populer untuk menghangatkan badan, jahe pun memiliki efek terkenal untuk meredakan mual. Mual yang dapat dibantu diatasi oleh jahe termasuk yang disebabkan oleh morning sickness, kemoterapi, dan mabuk laut.

Tak sampai di situ, jahe pun memiliki efek antiradang serta berkhasiat untuk meredakan rasa sakit.

6. Bawang merah, berpotensi untuk melawan sel kanker

Bawang merah pun tak kalah berkhasiat dibanding temannya, bawang putih. Salah satu potensi manfaat bawang merah adalah menurunkan risiko berbagai kanker, termasuk kanker kolorektal dan lambung. Diperkirakan, sifat antikanker pada rempah ini berasal dari senyawa sulfur dan antioksidan flavonoidnya.

7. Serai, mampu menentramkan jiwa

Jika Anda penggemar sambal matah, serai tentu menjadi rempah-rempah favorit pada masakan tersebut. Tak hanya melezatkan makanan, banyak orang yang melaporkan manfaat air serai hangat untuk menenangkan pikiran. Lebih jauh lagi, air serai memiliki khasiat untuk meredakan rasa cemas.

8. Ketumbar, berpotensi menjaga kesehatan jantung

Beberapa studi mengungkapkan bahwa biji ketumbar dapat mengendalikan kadar kolesterol. Sebuah studi pada hewan pun menemukan hal yang senada bahwa biji ketumbar dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik.

rempah-rempah ketumbar
Ketumbar memiliki potensi manfaat untuk jantung

Studi lain pun menemukan ketumbar dapat mengontrol tekanan darah, faktor yang juga berpengaruh terhadap kesehatan jantung.

9. Cengkeh, mampu melawan bakteri

Cengkeh telah ditemukan ahli memiliki efek antimikroba sehingga mampu menghentikan pertumbuhan mikroorganisme, termasuk bakteri E.coliE.coli dapat menjadi penyebab beberapa masalah kesehatan, seperti diare, kelelahan, bahkan kematian.

Tak sampai di situ, sifat antimikroba cengkeh juga ditemukan berkhasiat untuk menjaga kesehatan mulut.

Lokasi Toko Kami